17 Mar

Marketing Ecosystem


Jumat, 6 Maret 2020

Telah dilaksanakan acara KGX Learning Session untuk karyawan KGXpress. Tubagus Ari Wibawa Mukti yang pada kesempatan ini menjadi pembicara dalam acara tersebut menyampaikan materi yang berjudul Marketing Ecosystem. Tubagus yang menjabat sebagai Manager Marketing Communication dan Manager Business Development II Corporate menjelaskan bahwa semua bisnis berkaitan dengan penjualan, dan semua penjualan berkaitan dengan jiwa sales seseorang. Seorang pebisnis harus mampu menciptakan daya tarik terhadap produk yang dijualnya kepada pelanggan.  

Jumlah pelanggan yang prospektif dapat diketahui menggunakan metode AIDA. AIDA adalah salah satu alat yang digunakan untuk menyaring konsumen sehingga memutuskan memilih produk penjualan. Selain itu, AIDA juga digunakan untuk menggambarkan langkah-langkah upaya dalam memberikan kesadaran kepada pelanggan untuk mengambil keputusan pembelian produk.  

Peran pelanggan dalam bisnis yang dijalankan adalah sebagai kekuatan pendorong dan penggerak bisnis. Maka perlu dipelajari tentang kebiasaan, perilaku, dan minat mereka. Dengan begitu, pebisnis dapat memasarkan produk sesuai kebutuhan. 

Mengutip dari Hisrich, Tubagus mengatakan, “Entrepreneurship is creating something new with value by devoting the necessary time and effort, assuming the accompanying financial, psychic, and social risks, and receiving the resulting rewards of monetary and personal satisfaction and independence.” Seseorang yang memiliki jiwa Enterpreneur harus mampu menciptakan sesuatu hal yang baru yang bernilai dan bermanfaat dengan meluangkan banyak waktu dan usaha. 

Seorang enterpreneur memiliki karakteristik pribadi yang berbeda dengan orang lain. Seorang pebisnis harus memiliki sifat dan kemampuan seorang enterpreneur. Kemampuan itu berasal dari pengalaman dan pendidikan seseorang. Semakin banyak seorang pebisnis mengalamai berbagai macam kondisi dan situasi berbeda, membuat kadar kemampuannya semakin meningkat. 

Sifat seorang enterpreneur terbentuk akibat pengaruh kultur, latar belakang keluarga, dan lingkungan hidup sekitarnya. Sifat dan kebiasaan ini kemudian akan berubah menjadi sikap dalam bertindak. Perbedaan pengaruh kultur, latar belakang keluarga, dan lingkungan sekitar seorang enterpreneur membuat dirinya memiliki sifat yang berbeda satu sama lain. 

Modal dalam berbisnis yang terbaik adalah kegagalan, pendidikan, dan pengalaman. Dalam dunia bisnis, kegagalan adalah sebuah peluang yang dapat dimanfaatkan untuk memulai (kembali). Kegagalan tidak bisa terpisahkan dari kesuksesan. Tidak ada seorang pun yang sukses tanpa melalui proses kegagalan. Seorang enterpreneur harus jeli melihat peluang sekecil apapun di balik sebuah kegagalan dalam proses kehidupannya.  

Tubagus mengutip ucapan Jack Ma, Executive Chairman of Alibaba Group yang mengatakan, “Berikan perhatian pada mereka yang berusia 30 tahun. Mereka adalah generasi internet. Mereka yang akan membangun dunia,” Hal ini menjelaskan bahwa menjamurnya perusahaan startup dalam negeri maupun luar negeri saat ini merupakan bukti dari peran generasi internet, yang selalu berusaha menciptakan karya dan inovasi untuk semakin mempermudah manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.  

Jack Ma menargetkan bahwa keberadaan e-commerce yang saat ini menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam berbelanja berbagai keperluan, pada masa yang akan datang akan menjadi kebutuhan utama, layaknya masyarakat saat ini sangat membutuhkan listrik. Saat ini penjualan barang di e-commerce mampu menembus 100 juta transaksi per hari, sehingga tidak aneh jika ia juga ingin mengubah fungsi dari e-commerce sebagai e-WTO (World Trade Organizations) sebuah lembaga organisasi internasional yang menaungi upaya untuk meliberalisasi perdagangan. 

Oleh karenanya setiap orang harus memiliki jiwa sales dan enterpeneur, baik itu tercipta sejak lahir maupun terbentuk karena pengaruh pendidikan dan pengalaman. Sehingga dengan jiwa enterpreneur tersebut, diharapkan akan terciptanya marketing ecosystem yang sehat dan memberikan dampak positif bagi banyak orang. 

Tinggalkan Komentar

*