26 Aug

Proses Outbound


Halo Fams! Sebelumnya kita telah membahas tentang proses inbound dalam kegiatan logistik. Nah, ketika ada proses inbound, maka pasti ada juga proses outbound.

Proses outbound adalah proses mengeluarkan paket atau barang dari dalam gudang menuju Sortation atau menuju alamat penerima barang atau paket tersebut.

Setiap proses yang berlangsung dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku untuk memastikan dan menjamin keamanan, kualitas, dan kuantitas yang akan dikirim ke penerima. Barang yang dikirim adalah barang yang sama dengan barang saat diterima, tanpa ada penukaran, pengurangan, atau penambahan apa pun.

Proses outbound dalam logistik terjadi dalam beberapa kondisi, diantaranya:

  1. Outbound to Sortation

Yaitu proses barang keluar dari Hub menuju Sortation. Proses ini diawali dengan petugas        Hub melakukan bagging (memasukkan semua paket ke dalam bag). Kemudian petugas Hub    mencetak dan menempelkan label di bag yang selanjutnya dilakukan proses scanning untuk    proses outbound.

Shuttle driver menerima bag yang sudah discan oleh petugas Hub dan dilakukan pengecekan  ulang sebelum dimasukkan ke kendaraan untuk dikirim menuju Sortation.

 

  1. Outbound Delivery by Courier

Kalau di poin pertama adalah proses outbound dari Hub menuju Sortation, di poin ini adalah proses outbound dari Hub menuju alamat penerima oleh kurir.

Petugas Hub menyerahkan dokumen yang berisi data paket kepada kurir. Kemudian setelah seluruh paket yang disimpan di dalam bag dimasukkan ke dalam Blind Van, kurir akan menerima penugasan pengantaran barang via mobile device

Kurir akan diperbolehkan melakukan pengantaran barang jika sudah dilakukan proses pengecekan dokumen oleh security Hub.

 

Gimana fams? Jadi lebih paham kan apa itu outbound dalam kegiatan logistik.

 

Tinggalkan Komentar

*