25 Nov

Soft Launching KGXpress Point


KGX mengadakan Soft Launching KGXpress Point serentak di 24 kota Indonesia secara virtual. Acara yang diadakan di Ruang Jupiter, Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Senin (23/11/2020) ini diikuti oleh para karyawan KGX melalui Microsoft Teams dan disiarkan langsung secara Live Streaming melalui akun instagram KGX. Acara peresmian lebih dari 60 titik KGXpress Point ini mengusung tema Peluang Logistik di Masa Pandemik. 

Selain dihadiri oleh Direktur KGX, Amelia Angelica, acara ini juga dihadiri oleh Vice CEO Kompas Gramedia, Jayant Bhargava. Dalam sambutannya, Jayant mengatakan bahwa launching ini adalah bentuk kerja keras semua elemen KGX dan tidak bisa berjalan dengan sukses tanpa adanya kerja sama tersebut. Ia juga menyebut potensi KGX di masa depan sangat meyakinkan.

“Logistik menjadi sebuah tantangan dalam hal ecommerce dan digitalisation. Kami yakin di decade ke depan, KGX akan semakin baik. Salah satu langkah strategis 2021 yaitu meningkatkan jangkauan ke seluruh Indonesia. Oleh karena itu keberadaan agen sangat berpengaruh demi meningkatkan kinerja KGX dalam digitalisation logistic,” ujar Jayant.

Simbolis Peresmian

Peresmian KGXpress Point ini juga bertepatan dengan rebranding logo KGX. “Selain peluncuran KGXpress Point, hari ini juga ada rebranding logo, yang di dalamnya menjelaskan bisnis KGX berupa logistic maupun express,” ucap Amelia dalam sambutannya.

Senada dengan yang disampaikan Jayant, Amelia juga mengajak kepada seluruh rekan mitra untuk dapat bekerja sama mengembangkan KGX menjadi perusahaan express dan logistic yang terbaik.

Acara ini juga turut mengundang Adi Ekatama selaku Co-Founder & Director Gramedia.com sebagai pembicara dalam sesi talkshow. Ia menjelaskan bahwa meskipun dalam keadaan pandemik, yang bagi sebagian orang dianggap musibah, kita harus tetap dapat memanfaatkan setiap peluang yang ada. Seperti yang dilakukan Gramedia.com dalam proses digitalisasi e-book.

Talkshow

“Karena kegiatan tatap muka di sekolah masih ditiadakan, maka kami menawarkan buku-buku pelajaran dalam bentuk elektronik (e-book),” kata Adi. Selain itu strategi yang dimanfaatkan Gramedia.com adalah mengintegrasikan toko buku fisik yang tersebar di seluruh Indonesia dengan platform digital.

“Artinya jika ada pembeli buku dari Medan melakukan transaksi melalui platform digital, maka pengiriman buku tidak berasal dari Jakarta tetapi dari toko terdekat yang berada di Medan,” jelas Adi.

Adi juga menyampaikan bahwa dalam era digital ini, kita harus bisa memanfaatkan database pelanggan untuk memasarkan produk penjualan. “Kita coba manfaatkan data yang kita punya. Contoh selama pandemik ini Gramedia.com sering mengadakan webinar, dari data tersebut kita bisa menargetkan pelanggan yang akan kita tawarkan produk penjualan,”

Para peserta yang hadir di acara ini sangat menunjukkan antusiasnya. Hal ini ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan harapan yang disampaikan kepada pihak manajemen KGX. Tentunya saran dan harapan inilah yang dapat menjadi pondasi kesuksesan dan kelancaran bisnis KGX.

“Masukan-masukan seperti inilah yang sangat dibutuhkan bagi kami, manajemen KGX untuk meningkatkan kualitas kinerja bersama,” sambung Amelia.

Selain itu banyak pertanyaan yang disampaikan oleh konsumen melalui para agen mengenai terobosan-terobosan dan program inovasi yang dapat menjadi keunggulan KGX untuk bersaing di tengah kompetisi dunia logistic yang semakin ketat.

“Semua saran dan masukan akan kami follow up dengan tim terkait. Beberapa masukan juga sudah kami diskusikan dan sedang kami siapkan. Semoga bisa segera terlaksana.” pungkas Amelia.

Tinggalkan Komentar

*