26 Feb

Korban Banjir Pekalongan Terima Bantuan Dari Pembaca Kompas


Curah hujan yang terbilang tinggi terjadi di beberapa wilayah di Pulau Jawa. Akibatnya tak sedikit wilayah yang terdampak banjir. Di antaranya Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Meskipun banjir sempat menggenangi permukiman penduduk mencapai setinggi leher orang dewasa, namun saat ini kondisi banjir berangsur surut menjadi sekitar 50 cm.

Hal ini menjadi alasan Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi banjir di Pekalongan. Bantuan diserahkan langsung oleh Manajer Eksekutif Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas, Anung Wendyartaka, kepada koordinator pengungsi di Masjid Al Karomah Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

“Lokasinya di dapur umum Kodim 0710 Pekalongan, pengungsi banjir Masjid Al Karomah, posko banjir di Desa Mulyorejo Tirto, dan di balai desa Pacar,” kata Anung kepada Tribunjateng.com.

Dengan menggunakan satu unit armada KGX, bantuan yang berasal dari pembaca Harian Kompas ini didistribusikan pada Rabu (24/2/2021).

Anung mengungkapkan, sebelum menyerahkan bantuan, tim DKK telah melakukan survei untuk menyiapkan kebutuhan para pengungsi.

Menurutnya, bantuan yang diberikan di dapur umum berupa minyak goreng 120 liter, kecap berikuran 220 ml sebanyak 96 pack, bawang merah 10 kg, dan bawang putih 10 kg.

Kemudian di lokasi pengungsian Masjid Al Karomah yang diberikan berupa 100 sarung, baju anak 80 stel, biskuit 8 kardus, susu anak 440 buah, daster 50 buah, serta pakaian dalam wanita dan pria yang berjumlah 1.500 buah.

“Bantuan di Desa Mulyorejo berupa beras 2,5 ton, mie instan 200 kardus, gula pasir 500 kg, minyak goreng 500 liter, teh celup 500 pack, minyak kayu putih 432 botol, dan obat-obatan,”

“Di titik terakhir yang berada di Desa Pacar berupa peralatan mandi, minyak kayu putih 68 botol, minyak telon 24 botol, dan obat-obatan.” ujar Anung.’

Sementara itu, Adib korrdinator pengungsi Masjid Al Karomah menyambut baik atas bantuan yang diberikan kepada pengungsi di wilayahnya.

“Alhamdulillah mendapatkan bantuan, kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas,” katanya.

“Semoga, banjir segera surut agar warga bisa aktivitas kembali. Karena, sudah lebih dari dua minggu warga mengungsi,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

*